6 anggota
Tempat developer frontend Indonesia berdiskusi: React, Vue, CSS, tooling, sampai karier. Semua level welcome — dari yang baru belajar sampai senior yang mau berbagi.
Banyak roadmap di internet masih menyebut jQuery di posisi wajib. Menurut pengalaman teman-teman, apa saja yang SUDAH TIDAK wajib dipelajari pemula di 2026, dan apa yang justru makin penting (misal aksesibilitas, performa, understanding rendering)? Mari kita bikin roadmap versi pengalaman nyata, bukan versi marketing kursus online.
Saya lagi buat aplikasi booking dengan alur form panjang (5 langkah, bisa mundur-maju, draft tersimpan). Sekarang state-nya mulai susah dilacak dengan useState biasa. Kawan-kawan biasanya langsung lompat ke Zustand/Redux, atau ada pola lain yang lebih sederhana dulu? Kalau ada referensi proyek open source Indonesia yang polanya rapi, boleh banget di-share.
Awalnya saya full Tailwind, sekarang proyek kantor pakai CSS Modules karena designer minta kontrol penuh atas class. Jujur dua-duanya enak, tapi beda konteks: - Tailwind: cepat untuk prototyping dan proyek solo, konsisten kalau timnya disiplin - CSS Modules: lebih aman untuk design system besar, tapi butuh disiplin naming Di tim kalian sekarang pakai apa? Dan apa alasan paling nyata (bukan sekadar "kebiasaan")? Curious dengan pengalaman Indonesia banget: proyek klien yang sering ganti-ganti arah tengah jalan.